TARGETNEWS BATAM. Sidang lanjutan kasus pembunuhan terhadap dua orang anak di bawah umur yang tergolong masih pelajar di salah satu sekolah di kota batam, yakni RIKARDO SITOMPUL & REDEMTUS FIRDAUS adalah warga batu aji  yang digelar di pengadilan negeri kota batam SENIN 29 MEI 2017, mengagendakan tanggapan jaksa penuntut umum terkait nota keberatan atau eksepsi dari ke enam terdakwa melalui kuasa hukum terdakwa yang di bacakan pada senin 22 mei 2017 yang lalu,  kuasa hukum terdakwa membacakan eksepsi terdakwa yang banyak hal di mentahkan oleh penasehat hukum terdakwa terkait pledoi atau tuntutan jaksa penuntut umum, giliran JPU melalui bacaannya menjelaskan dengan seksama  dalam sidang 29 mei 2017 bahwa apa yang di bantah oleh penasehat hukum terdakwa terkait dengan terjadinya peristiwa pembunuhan kedua remaja tersebut, yang mana penasehat hukum terdakwa mengkritik terkait umur sikorban yang tidak jelas berapa tahun, berikut pelaku pemukulan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, masih ada yang tidak di tangkap dan alias berkeliaran, atau tidak dijadikan  daftar pencarian orang DPO oleh pihak berwajib dalam hal ini adalah kepolisian, pihak penasehat hukum terdakwa dengan tegas mengatakan batal demi hkum, padahal apa yang di bacakan jaksa penuntut umum beberapa minggu lalu dalam pledoinya sudah sesuai prosedur dan tatanan Undang Undang yang belaku sudah sesuai standard Operasi prosedur  SOP,  maka dengan itu jaksa penuntut umum meberlakukan Undang Undang Perlindungan Anak no 35 tahun 2014, perubahan atas Undang Undang Perlingan Anak no 23 tahun 2002  Pasal 80 ayat 3 dengan ancaman maksimum 15 tahun dan minimum 5 tahun penjara bagi terdakwa, sidang berikutnya akan di gelar di pengadilan negeri kota batam pada tanggal 5 juni 2017 dengan mengagendakan tanggapan atau analisa dari Majelis Hakim terkait eksepsi terdawa melalui penasehat hukumnhya dan tuntutan jaksa penuntut umum,

sidang terbuka untuk umum itu di penuhi dari pihak keluarga besar marga Sitompul se Kota Batam untuk dukungan moral terhadap kedua belah puhak orang tua korban, dan akan mengkawal sidang kasus ini sampai tuntas, dan berharap mendapat keadilan hukum yang sebanding dengan perbuatan terdakwa, sidang berjalan dengan lancar para pengunjung juga berlaku tertib dan damai selama persidangan, **TAWAR**

 

 

Versi cetak