TARGET NEWS BATAM. Sidang kasus pembunuhan sadis yang menewaskan RIKARDO SITOMPUL & REDEMTUS FIRDAUS, kembali di gelar di pengadilan Negeri Kota Batamseni tanggal 5 Juni 2017, Sidang kali ini mengagendakan putusan sela yang di putuskan Ketua Majelis Hakim terhadap Eksepsi terdakwa melalui penasehat hukum PH, semua Eksepsi terdakwa di tolak oleh majelis hakim, sebelumnya Penasehat Hukum terdakwa membantah habis habisan terhadap tuntutan jaksa Penuntut  Umum, Jaksa menjerat para terdakwa  dengan Undang Undang perlindungan anak no 35 tahun 2014 pasal 80 ayat 3,  perubahan atas Undang Undang no 23 tahun 2002 dengan ancaman hukuman maksimum 15  tahun penjara dan minimum  5 tahun penjara, jadwal sidang yang sudah di umumkan oleh hakim senin lalu bahwa sidang senin tanggal 5 juni akan di mulai pukul 14:00 wib,  namun sidang  kali ini  ada ke janggalan  dan menimbulkan  tanda tanya, karena pihak  korban  datang  tepat  pukul  14 00 wib, bahwa sidang tersebut  sudah  selesai  dan tidak  sempat sidang di saksikan oleh  orang  tua  kedua  korban,   orang tua dari  RIKARDO  SITOMPUL &  REDEMTUS  FIRDAUS merasa sangat  kecewa  setelah  mendengar  sidang tersebut  telah selesai, ketika  awak  media ini  menanyakan pihak  korban,  mengatakan  kami sangat  kecewa  tidak  diberitahu bahwa  sidang  di majukan  waktunya, menjadii   menimbulkan tanda  tanya  pada  orang  tua   kedua  korban, awak  media ini  sempat  konfirmasi  kepada  jaksa Penuntut Umum , terkait  dimajukannya  waktu  sidang,  dan mengatakan iya sidang sudah selesai tadi  jam setengah  dua, lalu awak media  menanyakan lagi pada  JPU kenapa  tidak  di beritahu  kepada  pihak korban  terkait  majunya  waktu  sidang? dan  di  jawab  oleh  JPU,  kan sudah  diberitahukan senin  lalu, padahal  sidang senin lalu hakim mengumumkan  jadwal  sidang sinin tanggal  5 juni  2017  pukul  14: 00  wib namun  hari ini  sidang  dimajukan waktunya  jadi  pukul 13:00 wib,  sehingga  pihak korban tidak  sempat menyaksikan  sidang tersebut, dan sidang lanjutan akan di gelar  kembali  pada hari  senin  tanggal 12  juni  2017, dan  pihak  korban akan  datang  lebih  awal  dari waktunya  sidang untuk mengkawal  sidang  ini sampai  tuntas dan  benar  benar  mendapatkan  ke adilan  hukum ** TAWAR **

Versi cetak