TARGETNEWS BATAM. Sidang putusan bagi 6 terdakwa pembunuhan anak di bawah umur yang menimpa RICARDO ALEN SITOMPUL & REDEMTUS FIRDAUS yang masih tergolong anak di bawah umur, sebab ketika mereka berdua di bunuh pada bulan desember tahub 2016 di perumahan pendawa asri  batu aji batam umur kedua anak ini belum mencapai 18 tahun,kedua anak ini di bunuh dengan cara yang sangat sadis oleh karena di tuduh melakukan percobaan pencurian motor,dengan pembuktian yang serba abu abu alias tida jeals pembuktiannya, dan setelah melewati masa persidang yang cukup lama di mulai pada bulan april 2017 setiap minggu di sidangkan sampai pada bulan september 2017, baru dapat diputuskan olehmajelis  hakim, dalam suasana persidangan yang berlangsung di pengadilan negeri batam terlihat para pengunjung sidang sedikit  tegang menunggu mengamati pembacaan putusan yang di bacakan salah satu hakim anggota, sidang putusan oleh hakim yang di ketuai Redite Ike, dibantu dengan 2 Hakim anggota masing masing Jasael dan candra, ahirnya diputuskan Hakim Pengadilan Negeri Kota Batam selasa tanggal 5 september 2017,  oleh hakim ketua Redita Ike masing masing 6 tahun penjara dan denda 200 juta rupiah subsider 3 bulan kurungan,  sebagai mana yang di atur dalam pasal 80 ayat(3) UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebut hakim anggota jasael, sidang putusan hakim yang di gelar di PN Batam terlihat sportif dan damai tidak ada teguran dari pihak ke amanan maupun dari pihak hakim untuk para pengunjung sidang, walau penjagaan yang sangat ketat oleh kepolisian dan keamanan lainnya, karena ruang sidang yang di padati dari pihak korban kususnya dari payuguban marga si tompul sde kota batam untuk mengkawal jalannya persidangan, vonis dijatuhkan hakim dengan perkara nomor 362 atas 6 terdkwa masing masing  1.Rustam efendi ginting, 2. Adi candra, 3.Wirman, 4. Amul,  5. Arzu, dan Indra selama 6 tahun penjara denda 200 juta subsider 3 bulan kurungan,

namun untuk 2 terdakwa yakni Rustam efendi ginting dan Adi candra di kenakan lagi dengan perkara nomor 363 dengan putusan majelis hakim untuk kedua terdakwa ini masing masing 6 tahun penjara, denda 200 juta subsider 3 bulan kurungan, dengan kesimpulannya bahwa untuk terdakwa nama Rustam Efendi Ginting dan Adi Candra menjadi 12 tahun penjara dan denda 400 juta subsider 6 bulan kurungan, artinya kedua terdakwa ini telah dikenakan dengan dua nomor perkara yakni perkara nomor 362 dan perkara nomor 363, ketika pengunjung sidang kususnya dari payuguban marga sitompul, ada yang sedikit kecewa dan ada juga yang legowo iklas menerima putusan majelis hakim, karena harus dapat diterima bahwa JPU tidak dapat menghadirkan 3 orang  saksi fakta yang bisa memberatkan terdakwa, namun jika sebagian pengunjung sidang atau sebagian dari anggota payuguban marga sitompul dapat menerima putusan majelis hakim, wajar saja kalau orang tua korban Ricardo Alen Sitompul dan orang tua Redemtus Firdaus sedikit kecewa mendengar putusan majelis hakim, karena kurang 4 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum JPU Yogi dan Rumondang, yang menuntut masing masing 10 tahun penjara dan denda 200  juta subsider 6 bulan penjara.

Putusan majelis hakim pengadilan negeri Kota batam masih memberikan waktu 7 hari untuk melakukan upaya banding ke pengadilan tinggi, ketika majelis hakim memberikan kepada kuasa hukum terdakwa di jawab dengan pikir pikir dulu yang mulia, dan sama halnya dengan JPU mengatakan piukir pikir dulu yang mulia, jika dalam 7 hari tidak ada yang melakukan  upaya banding, baik dari pihak terdakwa melalaui kuasa hukumnya, maupun dari pihak Jaksa Penuntut Umum, maka putusan majelis hakim di nyatakan memnpunyai kekuatan hukum dan sah.**TWR**

 

 

Versi cetak