Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menutup sementara fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara, sebagai respons terhadap keluhan warga terkait bau tidak sedap yang berasal dari fasilitas tersebut.
Pemindahan Sampah ke Bantargebang
Sebanyak 800 ton sampah lama yang tersimpan di bunker serta 600 ton produk RDF yang berada di gudang produksi telah dipindahkan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Proses pemindahan ini menggunakan armada dump truck dan tronton yang ditutup terpal untuk meminimalkan bau serta mencegah tumpahan air lindi di jalan.
Sterilisasi dan Perbaikan Fasilitas
Setelah pengosongan, seluruh fasilitas RDF Rorotan menjalani sterilisasi dan pemberian pewangi guna menghilangkan bau yang tersisa. Selanjutnya, fasilitas ini ditutup sementara untuk menjalani perbaikan oleh kontraktor terkait sebelum beroperasi kembali.
Layanan Kesehatan bagi Warga
Sebagai langkah proaktif, tim medis dari Puskesmas Kecamatan Cakung telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga di Perumahan Jakarta Gading City (JGC). Warga yang sebelumnya mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dilaporkan telah sembuh dan kembali beraktivitas normal. Pemprov DKI juga menyiapkan posko kesehatan di lingkungan sekitar jika diperlukan serta menyediakan layanan pengobatan 24 jam di Puskesmas Cakung.
Pemantauan Kualitas Udara
Untuk memastikan kualitas udara tetap aman, alat pemantau kualitas udara telah dipasang di sekitar lokasi RDF Rorotan. Langkah ini bertujuan menjaga kesehatan dan kenyamanan warga yang tinggal di sekitar fasilitas tersebut.
Upaya ini menunjukkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menanggapi keluhan warga serta memastikan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat sekitar RDF Rorotan.