Blog  

Dengan Kesabaran Dan Kegigihan Dalam Membuktikan Membuat M.Yunus Kembali Menjadi GM Persewangi.

banner 468x60

 

Banyuwangi TargetNews.co.id-Habis gelap terbitlah terang, mungkin itu pepatah yang patut di sematkan kepada sosok aktivis pembela kaum kecil M.Yunus Wahyudi yang biasa di kenal harimau Blambangan.

 

Salah satu aktivis asal Banyuwangi selatan, yang Gagah Berani tidak pernah takut dengan lawan,demi untuk membela hak hak orang kecil yang terzalimi.tidak hanya itu, sang Harimau Blambangan juga lantang dalam menyuarakan kebenaran,ceplas-ceplos dalam menyampaikan kritikan

 

Setelah di isukan mengemplang sejumlah Dana Milik Persewangi,hingga sampai di berhentikan dari jabatan manager yang baru di sandang kurang dari tiga bulan, sehingga M.Yunus seakan-akan sudah kehilangan kewibawaan dan kepercayaan.

 

Seketika itu,M.Yunus Sang Harimau Blambangan menjadi buah bibir masyarakat Banyuwangi dan juga trending topik pemberitaan media.

 

Akan tetapi kebenaran akan selalu menang bila terus di perjuangkan.Faktanya Fitnah keji yang di hembuskan untuk menjatuhkan nama baik dan kehormatan M.Yunus tidak bisa di buktikan.Kesabaran dan kegigihan dalam membuktikan membuat M.Yunus lepas dari segala tuduhan.

Sederet pertemuan dengan beberapa kalangan,yang bertujuan untuk memberikan penjelasan bahwa dirinya (M.Yunus) tidak pernah melakukan kecurangan sehingga

membuahkan keberhasilan.

 

Dengan kembalinya kepercayaan,akhirnya

management Persewangi memutuskan untuk mengangkat Kembali M.Yunus Wahyudi menjadi salah satu Orang Penting di Persewangi,dengan tujuan supaya Persewangi semakin maju kedepan.

 

Cacian,hinaan,gunjingan dan hilangnya kehormatan yang beberapa Minggu ini melekat pada diri M.Yunus Wahyudi seketika hilang,di kala jabatan General Manager Persewangi kembali di berikan kepadanya (M.Yunus).

 

Terbukti saat ini surat pengangkatan M.Yunus Wahyudi kembali menjabat General Manager Persewangi telah di tandatangani oleh salah satu orang yang mempunyai jabatan tertinggi di jajaran manajemen Persewangi.

 

Dengan diangkatnya Kembali M.Yunus Wahyudi menjadi General Manager Persewangi tentunya bisa di jadikan catatan,kalau ketelitian dan kecermatan adalah rumus utama dalam menentukan sebuah tindakan.

 

Jabatan juga bukanlah perisai sakti yang bisa menangkal seluruh persoalan.bahkan jabatan adalah sumber mala petaka bagi siapa saja yang memilikinya,ketika ada kedengkian datang untuk melaksanakan

kejahatan.kapan saja jabatan itu akan dengan mudah di tumbangkan,digulingkan dan dipermalukan.

 

Walaupun pernah diberhentikan dari jabatan General Manager Persewangi,dan juga di fitnah telah melakukan perbuatan yang merugikan Persewangi.membuat M.Yunus tambah matang dalam melaksanakan Tugas yang di amankan.

 

Dukungan dari Aliansi Media ,LSM dan Advokat Banyuwangi selatan (AMMBLAS) untuk M.Yunus menjadi tolak ukur bahwa Jabatan General Manager di klub sepakbola kebanggaan masyarakat Banyuwangi. Persewangi memang layak kembalikan kepada M.Yunus Wahyudi.

 

Di angkatnya kembali M.Yunus menjadi General Manager Persewangi, membuat pendukung M.Yunus yang tergabung dalam Aliansi Media LSM dan Advokat Banyuwangi selatan (AMMBLAS)merasa bangga. mengingat,M.Yunus adalah salah satu aktivis yang berasal dari Banyuwangi selatan yang getol menyuarakan kebenaran.

 

Jabatan General Manager Persewangi yang di sandang kembali oleh M.Yunus saat ini, adalah bukti bahwa Media.LSM dan Advokat Banyuwangi selatan tidak bisa di anggap remeh ketika mau menyampaikan kritikan.

 

Rofiq Azmi,aktivis kontroversial yang juga warga asli Banyuwangi selatan menyampaikan,kalau orang Pergerakan/Aktivis yang berasal dari Banyuwangi Selatan tidak pernah main-main dalam menjalankan tugas kontrol sosialnya,hal itu di lakukan demi untuk menjaga nama baik dan keharuman kabupaten Bayuwangi supaya tidak hilang karena tercemari dengan kelakuan pejabat pemerintah yang berjalan dengan menggunakan kemungkaran.

 

Kritikan pedas yang sering di ucapkan oleh Aktivis Banyuwangi Selatan kepada pemerintah Daerah kabupaten Banyuwangi,bukan karena ketidak sukaan atau kebencian,melainkan teguran Supaya kabupaten Banyuwangi bisa lebih baik dan Semakin maju nanti ke depan.

 

“Aktivis Bayuwangi selatan itu militan dalam menjalankan tugas kontrol sosialnya.kita seperti itu bukan berarti ingin mencari kesalahan,akan tetapi lebih kepada menjaga nama baik Bayuwangi.itu kan juga tugas kita sebagai warga Banyuwangi.kritikan pedas yang sering kita lontarkan itu bukan karena kita tidak suka dengan Pemda,itu adalah teguran supaya Banyuwangi menjadi lebih baik dan tambah maju kedepan,serta pejabat pemerintah Daerahnya bisa jauh dari kemaksiatan”Tegasnya.Minggu (31/12/2023)

 

Mewakili AMMBLAS Rofiq Azmi berharap di taun depan (2024) Persewangi di tangan M.Yunus Wahyudi bisa menjadi Klub sepakbola yang membawa Aroma wangi/Harum Banyuwangi.terlebih klub sepakbola Persewangi bisa di jadikan alat untuk membawa nama Bayuwangi bisa lebih di kenal di mata dunia.yang pada akhirnya bisa membuat penasaran para wisatawan.

 

“semoga Bang Yunus,bisa menata Persewangi manjadi lebih baik lagi,agar Aroma wangi yang melekat pada Banyuwangi tidak luntur, mengingat Persewangi ini juga salah satu alat untuk mengenalkan nama Banyuwangi, dengan keberhasilan Persewangi tidak menutup kemungkinan bisa membuat nama Banyuwangi semakin terkenal dan membuat para wisatawan penasaran.Kan akhirnya jadi cuan”Ucapnya.

 

Lebih lanjut Rofiq berpesan, Jabatan General Manager Persewangi yang kembali di sandang M.Yunus sekarang ini bisa dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan tentunya amanah,supaya wibawa dan nama baik M.Yunus di depan masyarakat selalu terjaga.Kesabaran,Keberanian,Kegigihan dan kejujuran yang di miliki M.Yunus adalah bukti kalau kezaliman tidak pernah bisa mengalahkan kebenaran.(YG).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *